Aturan Penulisan Kode PHP

Posted: 11 Januari 2011 in campuran, HTML, Teknologi
Tag:, , ,

Masih ingat kah sahabat semua? Kalau kode-kode PHP sahabat akan disisipkan di antara kode-kode HTML. Sebagai akibatnya, PHP dan HTML akan sama-sama kita tulis dalam bentuk teks biasa. Kode PHP anda (misalnya dalam contoh di bawah ini  adalah sebuah halaman yang menampilkan kata-kata “Sahabat memasuki web pribadi sunesti”) akan berada di sela-sela kode-kode dalam sebuah file HTML yang berekstensi .php, bukan .htm atau .html seperti biasanya.

Contoh halaman dari penjelasan tersebut adalah sebagai berikut :

<html>
<head>
<title> Contoh Halaman PHP </title>
</head>
<body>
<font color="blue">PHP kode ine ini akan membuat halaman ini menampilkan:</font>
<p>
  <?php
  print ("Sahabat memasuki web pribadi sunesti");
  ?>
</body>
</html> 

sekarang sahabat perhatikan contoh diatas. sahabat mungkin sudah mulai memahami cara  kerja PHP dan HTML,bukan?
HTML tetap diperlakukan sebagaimana HTML persis  seperti HTML tanpa kode PHP,
tetapi semua kode yang berada di antara tag akan dianggap kode PHP dan diproses oleh server PHP.

Masih ingat kan? Hasil output dari proses PHP itu yang akan ditampilkan oleh HTML ke browser. Perhatikan bahwa jika sahabat menyimpan file dengan ekstensi .htm/html, maka browser juga akan muncul akan menampilkan juga tag php namun tidak memprosesnya, sehingga muncul seperti ini:
<?php  
print ("Sahabat memasuki web pribadi ine");
?>

Sedangkan jika anda menyimpan dalam ekstensi .php, maka yang muncul hanya:

Sahabat memasuki web pribadi ine

Begono sahabat….

Cara Penulisan Kode PHP

Setelah sahabat memahami bagaimana sebuah kode PHP dan HTML dikawinkan dan diproses,

sekarang saatnya bagi sahabat untuk mempelajari aturan-aturan dasar penulisan sintaks PHP.

Aturan-aturan dasarnya secara singkat adalah sebagai berikut:

Penamaan File

File PHP anda harus disimpan dengan ekstensi .php (jika anda menemukan file dengan  ekstensi .php3 atau phtml maka kemungkinan besar

file-file tersebut ditulis menggunakan PHP versi 3 ke bawah). Seperti sudah saya jelaskan sebelumnya, file-file tersebut akan disimpan

sebagai file teks biasa. (Artinya kita ndak butuh editor khusus kalau kepepet, cukup notepad. Namun perlu diingat bahwa notepad tidak

memunculkan nomor baris yang akan kita perlukan saat melakukan debugging jika ada masalah dengan kode kita). 
Komentar

Komentar adalah bagian penting dalam kode PHP yang sahabat buat. Sahabat akan memerlukan komentar ini untuk membantu mengingat lagi kegunaan sebuah blok kode nantinya.

Anda harus membiasakandiri untuk menuliskan catatan tentang kode-kode anda dengan tag komentar, sehingga sifat manusiawi kita yang pelupa bisa terbantu jika suatu saat

anda perlu mereview kembali kode-kode yang pernah anda buat. Cara untuk membuat komentar yang tidak ingin anda tampilkan atau eksekusi adalah  dengan menambahkan “//” di awal baris

atau mengapit komentar dengan “/*” dan “*/” jika perlu membuat komentar yang panjang:

<?php

// Baris ini akan diabaikan. Catatan untuk kita sendiri:

// Ine membuat script ini sambil 

print ("Sahabat memasuki web pribadi sunesti");

/*

dua baris berikut ini juga akan diabaikan.

Dan jangan lupa untuk kembali ke situs ini

untuk melihat artikel/tutorial baru!

*/

?> 

Permulaan Kode

Blok kode PHP diawali dengan “<?php” (atau cukup disingkat “<?” saja bila server anda mengijinkan...dan biasanya bisa). 

Akhir Kode

Blok kode PHP ditutup dengan menambahkan “?>” di akhir blok kodenya. 
Akhir Baris Program

Setiap baris instruksi program diakhiri dengan tanda titik koma “;”. Artinya walaupun anda menuliskannya lebih dari 1 baris tetap akan dianggap satu baris instruksi program jika belum ada tanda titik koma

(lihat contoh di penjelasan tanda kurung di bawah). 
Tanda Kurung

Tanda kurung akan banyak anda gunakan dalam kode PHP. Salah satu penggunaan yang sering dilakukan adalah dalam memanggil fungsi. Secara sederhana, setiap fungsi PHP akan berbentuk seperti ini ….

print ( );

"print" adalah nama fungsi dan informasi lain yang perlu ditambahkan pada fungsi tersebut akan anda tuliskandi dalam tanda kurung. Ingat..... jangan lupa untuk mengakhiri dengan tanda titik koma (kesalahan tidak mengakhiri dengan titik koma ini paling sering terjadi pada pemula). Oh iya, sebelum lupa, echo() juga memiliki kegunaan yang sama dengan print().

Spasi, pergantian baris, dll tidak akan mempengaruhi output lho. Sehingga, bagian kode berikut ini ...

<?php

print ("Sahabat memasuki web pribadi sunesti");

?>

maka akan menghasilkan hal yang sama dengan kode berikut ini:
<?php print ("Sahabat memasuki web pribadi sunesti"); ?>
Saran ine, sahabat tetap menuliskan dengan menggunakan spasi,

kurung dan tab secara wajar. Hal ini penting untuk mempermudah kita membaca program yang panjang.

*dibiasain aja biar enak kita bekerja d program kita :D* 
ine st/2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s