Pentingnya Asam Folat Bagi Kehamilan (2)

Posted: 20 Januari 2011 in campuran, Kesehatan

Foto: Eng Naftali

Konsumsi Kombinasi

Nah, karena vitamin B termasuk vitamin yang larut air, mengolah makanan mengandung asam folat juga sebaiknya memperhatikan banyaknya kuah yang dipergunakan. Jangan membuat sayur atau makanan dengan kuah yang terlalu banyak. Kalau kuahnya terlalu banyak, asam folatnya akan terbuang percuma. Bila perlu, cukup tumis saja dengan kuah yang sangat sedikit, sehingga air dan makanannya terkonsumsi semua.

Dan, sebaiknya, konsumsi juga kuahnya, karena akan lebih banyak kandungan asam folat di dalam kuah tersebut.

Memaksimalkan asupan asam folat juga bisa dilakukan dengan mengombinasi konsumsi makanan dengan sumber asam folat lain. Misalnya, mengonsumsi sayuran hijau dengan snack kacang-kacangan, lauk hati ayam dengan sayuran hijau, mengombinasikan makanan berbahan aneka kacang-kacangan, dan sebagainya.

Bila makanan alami ini dikonsumsi dengan takaran dan pengolahan makanan yang  tepat, ke­butuhan asam folat tak harus ditambah dengan mengonsumsi susu yang difortifikasi asam folat.

Mengingat pentingnya fungsi dari asam folat di trimester pertama kehamilan, sebaiknya wanita memenuhi kebutuhan asam folatnya setiap hari meski tidak sedang merencanakan untuk mengandung. Begitu pula setelah mengandung dan menyusui.

“Sebenarnya asam folat dibutuhkan sedari hamil hingga menyusui. Karena sejak dalam proses trimester pertama itulah dasar dibentuknya sel-sel janin dan itu tidak berhenti hingga masa menyusui, sehingga bisa dikatakan hamil-menyusui itu satu paket,” ungkap Pritasari.

Apalagi bagi wanita hamil yang pada beberapa kasus rentan mengalami anemia, makanan sumber asam folat seperti hati ayam yang mengandung protein dan zat besi (Fe), juga dapat mencegah anemia.

Konsumsi Tepat Asam Folat

Mengupayakan konsumsi makanan mengandung asam folat penting bagi ibu hamil dan menyusui. Berikut tips dari Pritasari agar tepat mengonsumsi makanan penyuplai asam folat!

Konsumsi kombinasi kacang-kacangan setiap hari, setidaknya 3 kali menu kacang-kacangan dalam sehari.

Upayakan asupan 3 kali lauk hewani dalam sehari. Bila dirasa mahal, pilih yang terjangkau harganya, tambahkan menu kacang-kacangan (wajib).

Lauk hati bisa digantikan daging merah bila merasa bosan.

Masukkan sumber kacang-kacangan dalam pola makan sehari-hari.

Sayuran bukan hanya baik sebagai sumber asam folat namun seratnya juga bermanfaat memperlancar BAB. Jadi konsumsi sayuran setiap hari, khususnya ketika memasuki trimester kedua dan ketiga kehamilan dimana sering terjadi masalah saluran cerna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s